Kamis, 09 November 2017

MEMORI : MEMORI INTERNAL DAN MEMORI EKSTERNAL

MEMORI
Memori adalah kemampuan individu untuk menyimpan, mempertahankan dan mengingat informasi dan pengalaman. Memori disimpan dalam otak. Jadi otak merupakan organ terpenting dalam memori.

MEMORI INTERNAL
Memori internal adalah bahwa memori terpasang langsung pada motherboard. Memory yang dapat diakses secara langsung oleh prosesor. Dalam hal ini yang disimpan di dalam memori utama dapat berupa data atau program. Fungsi dari memori utama sendiri adalah menyimpan data yang berasal dari peranti masukan sampai data dikirim ke ALU (Arithmetic and Logic Unit) untuk diproses. Dan juga Menyimpan daya hasil pemrosesan ALU sebelum dikirimkan ke peranti keluaran menampung program/instruksi yang berasal dari peranti masukan atau dari peranti pengingat sekunder.
Dengan demikian, pengertian memory internal sesungguhnya itu dapat berupa :
·         First-Level (L1) Cache
·         Second-Level (L2) Cache
·         Memory Module
Akan tetapi pengelompokan dari memory internal juga terbagi atas :
·         RAM (Random Access Memory) dan
·         ROM (Read Only Memory)

Ø  First Level (L1) Cache
Memory yang bernama L1 Cache ini adalah memori yang terletak paling dekat dengan prosessor (lebih spesifik lagi dekat dengan blok CU (Control Unit)). Penempatan Cache di prosessor dikembangkan sejak PC i486. Memori di tingkat ini memiliki kapasitas yang paling kecil (hanya 16 KB), tetapi memiliki kecepatan akses dalam hitungan nanodetik (sepermilyar detik). Data yang berada di memori ini adalah data yang paling penting dan paling sering diakses. Biasanya data di sini adalah data yang telah diatur melalui OS (Operating system) menjadi Prioritas Tertinggi (High Priority).

Ø  Second-Level (L2) Cache
Memori L2 Cache ini terletak di Motherboard (lebih spesifik lagi : modul COAST : Cache On a Stick. Bentuk khusus dari L2 yang mirip seperti Memory
Module yang dapat diganti-ganti tergantung motherboardnya). Akan tetapi ada juga yang terintegrasi langsung dengan MotherBoard, atau juga ada yang
terintegrasi dengan Processor Module. Di L2 Cache ini, kapasitasnya lebih besar dari pada L1 Cache. Ukurannya berkisar antara 256 KB-2 MB. Biasanya L2 Cache yang lebih besar diperlukan di MotherBoard untuk Server. Kecepatan akses sekitar 10 ns.

Ø  Memory Module
Memory Module ini memiliki kapasitas yang berkisar antara 4 MB-512 MB. Kecepatan aksesnya ada yang berbeda-beda. Ada yang berkecepatan 80 ns, 60 ns, 66 MHz (=15 ns), 100 MHz(=10ns), dan sekarang ini telah dikembangkan PC133mhZ(=7.5 ns).
Memori modul di kelompok kan menjadi 2,yaitu :
·         Single In-Line Memory Module (SIMM)
·         DIMM (Dual In-Line Memory Module)

Ø  ROM (Read Only Memory)
Adalah perangkat keras pada komputer berupa chip memori semikonduktor yang isinya hanya dapat dibaca. Jenis memori ini datanya hanya bisa dibaca dan tidak bisa ditulis secara berulang-ulang. Memori ini berjenis non-volatile, artinya data yang disimpan tidak mudah menguap (hilang) walaupun catu dayanya dimatikan.
Karena itu memori ini biasa digunakan untuk menyimpan program utama dari suatu sistem. ROM pada komputer disediakan oleh vendor komputer dan berisi program atau data.Di dalam PC, ROM biasa disebut BIOS (Basic Input/Output System) atau ROM-BIOS. Instruksi dalam BIOS inilah yang akan dijalankan oleh mikroprosesor ketika komputer mulai dihidupkan.
Sampai sekarang dikenal beberapa jenis ROM yang pernah beredar dan terpasang pada komputer, antara lain :

·         PROM (Progammable Read-Only-Memory) : Jika isi ROM ditentukan oleh vendor, PROM dijual dalam keadaan kosong dan kemudian dapat diisi dengan program oleh pemakai. Setelah diisi dengan program, isi PROM tak bisa dihapus.

·         EPROM (Erasable Programmable Read-Only-Memory) : Berbeda dengan PROM, isi EPROM dapat dihapus setelah diprogram. Penghapusan dilakukan dengan menggunakan sinar ultraviolet.

·         EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read-Only Memory) : EEPROM dapat menyimpan data secara permanen, tetapi isinya masih bisa dihapus secara elektris melalui program. Salah satu jenis EEPROM adalah Flash Memory. Flash Memory biasa digunakan pada kamera digital, konsol video game, dan cip BIOS.

Ø  RAM (Random Access Memory)
Merupakan jenis memori yang isinya dapat diganti-ganti selama komputer dihidupkan dan sebagai suatu penyimpanan data yang dapat dibaca atau ditulis dan dapat dilakukan secara berulang-ulang dengan data yang berbeda-beda. Jenis memori ini merupakan jenis volatile (mudah menguap), yaitu data yang tersimpan akan hilang jika catu dayanya dimatikan.
Karena alasan tersebut, maka program utama tidak pernah disimpan di RAM. Random artinya data yang disimpan pada RAM dapat diakses secara acak. Modul memori RAM yang umum diperdagangkan berkapasitas 128 MB, 256 MB, 512 MB, 1 GB, 2 GB, dan 4 GB.
RAM dibagi lagi menjadi dua jenis, yaitu jenis Statik dan Dinamik. RAM statik menyimpan satu bit informasi dalam sebuah flip-flop. RAM statik biasanya digunakan untuk aplikasi-aplikasi yang tidak memerlukan kapasitas memori RAM yang besar.
RAM dinamik menyimpan satu bit informasi data sebagai muatan. RAM dinamik menggunakan kapasitansi gerbang substrat sebuah transistor MOS sebagai sel memori elementer. Untuk menjaga agar data yang tersimpan RAM dinamik tetap utuh, data tersebut harus disegarkan kembali dengan cara membaca dan menulis ulang data tersebut ke memori. RAM dinamik ini digunakan untuk aplikasi yang memerlukan RAM dengan kapasitas besar, misalnya dalam sebuah komputer pribadi (PC).

Ø  Jenis Jenis RAM

·         D RAM (Dynamic Random Access Memory)
jenis RAM yang menyimpan setiap bit data yang terpisah dalam kapasitor dalam satu sirkuit terpadu. Data yang terkandung di dalamnya harus ter-refresh secara berkala oleh CPU agar tidak hilang. Hal ini membuatnya sangat dinamis dibandingkan dengan memori lainnya. Dalam strukturnya, DRAM hanya memerlukan satu transistor dan kapasitor per bit, sehingga memiliki kepadatan sangat tinggi.

·         S RAM (Static Random Access Memory)
pada SRAM tidak menggunakan kapasitor. Hal ini mengakibatkan SRAM tidak perlu lagi disegarkan secara berkala seperti halnya dengan DRAM. Ini juga sekaligus membuatnya memiliki kecepatan lebih tinggi dari DRAM. Berdasarkan fungsinya terbagi menjadi Asynchronous dan Synchronous.

·         EDO RAM (Extended Data Out Random Accses Memory)
jenis RAM yang dapat menyimpan dan mengambil isi memori secara bersamaan, sehingga kecepatan baca tulisnya pun menjadi lebih cepat. Umumnya digunakan pada PC terdahulu sebagai pengganti Fast Page Memory (FPM) RAM. Seperti FPM DRAM, EDO RAM memiliki kecepatan maksimal 50MHz EDO RAM juga harus membutuhkan L2 Cache untuk membuat semuanya berjalan dengan cepat, namun jika user tidak memilikinya, maka EDO RAM akan berjalan jauh lebih lambat.

·         FPM RAM (Fast Page Mode DRAM)
model DRAM paling lama. Masalah yang sering muncul dari FPM DRAM adalah kecepatan transfernya yang lambat yakni maksimum 50MHz.

·         SD RAM (Synchronous Dynamic Random Acces Memory)
SD RAM merupakan tipe baru dari DRAM. SD RAM mulai berjalan dengan kecepatan transfer 66MHz, sementara mode halaman DRAM dan EDO RAM yang lebih lama akan berjalan di maksimal 50MHz. Untuk mempercepat kinerja processor, maka RAM generasi baru seperti DDR dan RD RAM biasanya dapat mendukung performa yang lebih baik.
             DDR (Double Data Rate SDRAM). DDR pada dasarnya memiliki kecepatan transfer dua kali lipat daripada SDRAM. DDR akan beroperasi di 333MHz, dengan pengoperasian sebenarnya 166MHz * 2 (aka PC333 / PC2700) atau 133MHz*2 (PC266 / PC2100). DDR RAM juga kompatibel dengan SDRAM secara fisik, namun menggunakan bus parallel yang sama, sehingga membuat implemnetasi lebih mudah dibandingkan RDRAM, yang merupakan teknologi berbeda.

·         RD RAM (Rambus Dynamic Random Acces Memory)
Salah satu tipe dari RAM dinamis sinkron yang diproduksi oleh Rambus Corporation menggunakan Bus Speed sebesar 800 MHz tetapi memiliki jalur data yang sempit (8 bit). RD RAM memiliki memory controller yang canggih sehingga tidak semua motherboard bisa mendukungnya. Contoh produk yang memakainya adalah 3dfx seri Voodoo4.
RDRAM merupakan teknologi memory serial yang datang dengan tiga pilihan, yakni PC600, PC700, dan PC800. PC800 RDRAM didesain dengan double maximum kecepatan transfer daripada PC100 SDRAM, namun memiliki latensi tinggi. RDRAM memiliki multi channel, seperti pada motherboard Pentium 4, yang dapat menawarkan fungsi memori paling bagus, terutama ketika dipasangkan dengan memory PC1066 RDRAM.

MEMORI EKSTERNAL
Memory Eksternal adalah memori yang menyimpan data dalam media fisik berbentuk kaset atau disk. agar tetap mengaliri transistor sehingga tetap dapat menyimpan data. Oleh karena penjagaan arus itu harus dilakukan setiap beberapa saat (yang disebut refreshing) maka proses ini memakan waktu yang lebih banyak daripada kinerja Static RAM.
Memori eksternal mempunyai dua fungsi utama yaitu sebagai penyimpan permanen untuk membantu fungsi RAM dan yang untuk mendapatkan memori murah yang berkapasitas tinggi bagi penggunaan jangka panjang. Contoh: Hardisk, Flash Disk, dan Floppy Disk. Pada dasarnya konsep dasar memori eksternal adalah Menyimpan data bersifat tetap (non volatile), baik pada saat komputer aktif atau tidak.

Ø  Jenis - Jenis Memory Eksternal

Jenis jenis memory eksternal berdasarkan karakteristik bahan alah sebagai berikut:

Punched Card atau kartu berlubang : Merupakan kartu kecil berisi lubang-lubang yang menggambarkan berbagai instruksi atau data. Kartu ini dibaca melalui punch card reader yang sudah tidak digunakan lagi sejak tahun 1979.
Magnetic disk : Magnetic Disk merupakan disk yang terbuat dari bahan yang bersifat magnetik, Contoh : floppy dan harddisk.
Optical Disk : Optical disk terbuat dari bahan-bahan optik, seperti dari resin (polycarbonate) dan dilapisipermukaan yang sangat reflektif seperti alumunium. Contoh : CD dan DVD
Magnetic Tape : Sedangkan magnetik tape, terbuat dari bahan yang bersifat magnetik tetapi berbentuk pita, seperti halnya pita kaset tape recorder.

Jenis jenis memori eksternal berdasarkan jenis akses data adalah sebagai berikut :

DASD (Direct Access Storage Device) : Mempunyai akses langsung terhadap data. Contohnya : Magnetik (floppy disk, hard disk), Removeable hard disk (Zip disk, Flash disk), Optical Disk dll.


SASD (Sequential Access Storage Device) : Mempunyai akses data secara tidak langsung(berurutan), seperti pita magnetik.

DAFTAR PUSTAKA

https://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=1&ved=0ahUKEwieh-WUv7HXAhVEL48KHS6aBi0QFggmMAA&url=https%3A%2F%2Fvanzimi.files.wordpress.com%2F2010%2F04%2Fmemoryi-internal-eksternal.doc&usg=AOvVaw2vmVDDbkw_7oh71dXEbBm3

https://faris6593.blogspot.co.id/2013/03/pengertian-perbedaan-memory-internal-external.html

Kamis, 12 Oktober 2017

CPU (Central Proccessing Unit)

CPU (Central Processing Unit)

Seperti yang telah diketahui pada judul pembahasan kali ini, CPU merupakan singkatan dari Central Processing Unit atau Pengolah Pusat. Secara awam kita juga sering menyebutnya sebagai processor, karena merupakan pusat pengolahan data dalam sebuah komputer. CPU diibaratkan sebagai sebuah otak dari komputer itu sendiri. Cepat atau lambatnya kinderja dari sebuah komputer cukup ditentukan oleh kualitas dan teknologi dari CPU yang digunakan.

CPU adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menerima dan melaksanakan perintah dan data dari perangkat lunak. Adapun mikroprocessor adalah CPU yang diproduksi dalam sirkuit terpadu, seringkali dalam sebuah paket sirkuit terpadu-tunggal. Sejak pertengahan tahun 1970-an, mikroprocessor sirkuit terpadu-tunggal ini telah umum digunakan dan menjadi aspek penting dalam penerapan CPU.


Berikut ini adalah bagian bagian komponen yang ada pada CPU :



Unit Kontrol (Control Unit)

Unit kontrol ini adalah bagian dari processor yang mampu mengatur jalannya program. Komponen ini terdapat dalam semua CPU. CPU bertugas mengontrol komputer sehingga terjadi sinkronisasi kerja antar komponen dalam menjalankan fungsi-fungsi operasinya, termasuk dalam tanggung jawab unit kontrol adalah mengambil instruksi-instruksi dari memori utama dan menentukan jenis instruksi tersebut. Bila ada instruksi untuk perhitungan aritmatika atau perbandingan logika, maka unit kendali akan mengirim instruksi tersebut ke ALU (Aritmathic Logic Unit). Hasil dari pengolahan data dibawa oleh unit kendali ke memori utama lagi untuk disimpan, dan pada saatnya akan disajikan ke alat output.

Dengan demikian tugas dari unit kendali ini adalah mengatur dan mengendalikan alat alat input dan output, Mengambil dan mengendalikan alat alat input dan Output, Mengambil instruksi instruksi dari memori utama, Mengambil data dari memori utama (Jika diperlukan) untuk di proses, mengirim instruksi ke ALU bila ada perhitungan aritmatika atau perbandingan logika, mengawasi kerja dari ALU, dan Menyimpan hasil proses ke memori utama.

Register
Register merupakan alat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan akses cukup tinggi, yang digunakan untuk menyimpan data dan instruksi yang sedang diproses. Memori ini bersifat sementara, biasanya di gunakan untuk menyimpan data saat di olah ataupun data untuk pengolahan selanjutnya. jika dianalogikan, register ini dapat diibaratkan sebagai ingatan di otak bila kita melakukan pengolahan data secara manual, sehingga otak dapat diibaratkan sebagai CPU, yang berisi ingatan-ingatan, satuan kendali yang mengatur seluruh kegiatan tubuh dan mempunyai tempat untuk melakukan perhitungan dan perbandingan logika.

ALU (Aritmathic Logic Unit)

Alu juga merupakan bagian dari CPU yang bertugas untuk melakukan operasi aritmatika dan operasi logika berdasar instruksi yang ditentukan. ALU sering disebut mesin bahasa, karena bagian ini alu terdiri dari dua bagian diantaranya adalah unit aritmatika dan unit logika boolean yang masing masingnya memiliki spesifikasi tugas sendiri. Tugas ALU itu sendiri adalah melakukan semua perhitungan aritmatika (matematika) yang terjadi sesuai dengan instruksi program. ALU melakukan semua operasi aritmatika dengan dasar penjumlahan sehingga sirkuit elektronik yang digunakan disebut adder.
Tugas lain dari ALU sendiri adalah melakukan keputusan dari suatu operasi logika sesuai dengan program instruksi. Perbandingan dua operand dengan menggunakan operator logika tertentu, yaitu sama dengan (=), tidak sama dengan (1), kurang dari (<), kurang atau sama dengan (£ ), lebih besar dari (>), dan lebih besar atau sama dengan.

Fungsi CPU
Fungsi dari CPU adalah melakukan operasi aritmatika dan logia terhadap data yang diambil dari memori atau dari informasi  yang dimasukkan melalui beberapa perangkat keras, seperti papan tombol, pemindai, tuas kontrol, maupun tetikus. CPU dikontrol menggunakan sekumpulan instruksi perangkat lunak komputer. Perangkat lunak tersebut dapat dijalankan oleh CPU dengan membacanya dari media penyimpan, seperti cakram keras, disket, cakram padat, maupun pita perekam.

Instruksi tersebut kemudian disimpan terlebih dahulu pada memori fisik (MAA), CPU dapat mengakses data-data pada MAA dengan menentukan alamat data yang dikehendaki.

CU (Control Unit)
Control Unit (CU) adalah salah satu bagian dari CPU yang tugasnya untuk memberikan arahan/kendali/kontrol terhadap operasi yang dilakukan dibagian ALU dalam CPU tersebut. Output dari Cu ini akan mengatur aktivitas dari bagian lainnya dari perangkat CPU tersebut.

CU diimplementasikan sebagai ad-hoc yang susah untuk di desain. Sekarang, CU diimplementasikan sebagai sebuah microprogram yang disimpan dalam tempat penyimpanan kontrol (control store). Beberapa word dari microprogram dipilih oleh microsequencer dan bit yang datang dari word word tersebut akan secara langsung mengontrol bagian bagian berbeda dari perangkat tersebut, termasuk di antaranya adalah register, ALU, register instruksi,bus dan peralatan I/O diluar chip. Pada komputer modern, setiap subsistem ini telah memiliki kontrolernya masing masing dengan CU sebagai pemantaunya (supervisor)

Tugas dari CU adalah sebagai berikut :
·         Mengambil instruksi instruksi dari memori utama
·         Mengatur dan mengendalikan alat alat input dan output
·         Mengirim instruksi ke ALU bila ada perhitungan aritmatika atau perbandingan logika serta mengawasi kerja
·         Menyimpan hasil proses ke memori utama

Berikut ini adalah macam macam CU :
·         Single-Cycle CU
·         Multi-Cycle CU

Set Register

Register prosesor merupakan memory yang dapat diakses secara cepat untuk central processing unit (CPU). Register biasanya terdiri dari sejumlah kecil penyimpanan cepat, meskipun beberapa register memiliki fungsi hardware tertentu, dapat berupa read-only atau menulis-hanya. Register biasanya ditangani oleh mekanisme lain dari memori utama, tetapi mungkin dalam beberapa kasus menjadi pemetaan memori.
Register prosesor biasanya berada di bagian atas hirarki memori, dan menyediakan cara tercepat untuk mengakses data. register prosesor biasanya mengacu hanya untuk kelompok register yang secara langsung dikodekan sebagai bagian dari instruksi, seperti yang didefinisikan oleh set instruksi. Namun, CPU modern dengan kinerja tinggi sering memiliki duplikat dari "register arsitektur" dalam rangka meningkatkan kinerja melalui daftar penamaan register, yang memungkinkan eksekusi paralel. desain x86 modern mengakuisisi teknik ini sekitar tahun 1995 dengan rilis dari Pentium Pro, Cyrix 6x86, Nx586, dan AMD K5.

Memori
Memori merupakan suatu istilah generik yang merujuk pada media penyimpanan data sementara pada komputer. Semua program dan data yang sedang diproses oleh prosesor akan di simpan didalam memori fisik. Ketika komputer itu direset atau dimatikan, data yang disimpan dalam memori fisik akan hilang.

ROM (Ready Only Memory)
ROM adalah Memory yang hanya dapat di baca, tidak dapat di hapus dan sudah di isi oleh pabrik pembuat komputer (Tidak bisa di setting kembali). Perintah pada ROM sebagian akan di pindahkan ke RAM. Perintah yang ada di ROM antara lain :

·         Perintah untuk membaca Sistem Operasi dari disk.
·         Perintah untuk mengecek semua peralatan yang ada di Unit Sistem.
·         Perintah untuk menampilkan pesan di layar.

Perkembangan ROM (Read Only Memory)

·         PROM (Programble ROM) : ROM yang bisa di program kembali dengan catatan hanya bisa di program 1 x.
·         RPROM (Re-Programble ROM) : ROM yang bisa di program ulang sesuai dengan yang kita inginkan.
·         EPROM (Eraseble Programble ROM) : ROM yang dapat di hapus dan di program kembali tetapi cara penghapusannya dengan menggunakan Sinar Ultraviolet.
·         EEPROM (Electrically Eraseble Programble ROM) : ROM yang bisa di program dengan Teknik Elektronik.

RAM (Random Access Memory)
RAM adalah Memory tempat Penyimpanan sementara pada saat komputer di jalankan dan dapat di acces secara acak atau random. Fungsi dari RAM adalah mempercepat Pemprosesan data pada komputer. Semakin besar RAM yang Anda miliki, semakin cepatlah Komputer yang Anda miliki.

Jenis Memory RAM

·         EDORAM (Extended Data Out RAM)
·         SDRAM (Synchronous Dynamic RAM)
·         DDR SDRAM (Double Data Rate Synchronous Dynamic RAM)
·         RDRAM (Rambus Dynamic RAM)

DAFTAR PUSTAKA

https://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=1&ved=0ahUKEwjm7rjZoOvWAhWIi7wKHfs-BUsQFggmMAA&url=http%3A%2F%2Fintan_meutia.staff.gunadarma.ac.id%2FDownloads%2Ffiles%2F52206%2FCentral%2BProcessing%2BUnit.pdf&usg=AOvVaw2kXtJ-u35gJJmigsmp2AJL

http://ekapka.blogspot.co.id/2013/09/pengertian-control-unit-cu-dan.html

http://tkj.smapluspgri.sch.id/knowledge/pengertian-cpu-central-processing-unit/


http://laksamana-embun.blogspot.co.id/2009/12/apa-itu-memory.html

Senin, 09 Oktober 2017

ARSITEKTUR SET INSTRUKSI

ARSITEKTUR SET INSTRUKSI


Set Instruksi

Pada dasarnya operasi dari CPU ditentukan oleh instruksi-instruksi yang dilaksanakan atau dijalankannya. Instruksi ini sering disebut sebagai instruksi mesin (machine instructions) atau instruksi komputer (computer instructions). Jadi bisa dikatakan bahwa Set instruksi adalah kumpulan lengkap dari instruksi yang dapat dieksekusi oleh CPU dan merupakan interface antara perancang komputer dan programmer.

Pada  set instruksi terdapat beberapa elemen elemen instruksi sebagai berikut :

·         Operation Code (Op Code) : menentukan operasi yang akan dilaksanakan
·         Source Operand Reference : Dengan data ini merupakan hasil dari operasi yang dilaksanakan
·         Result Operand Reference : Merupakan hasil dari operasi yang dilaksanakan
·         Next Instruction Reference : memberitahu CPU untuk mengambil (fetch) instruksi berikutnya setelah instruksi yang dijalankan selesai.

Desain Set Instruksi

Desain set instruksi merupakan masalah yang sangat komplek yang melibatkan banyak aspek, diantaranya adalah:

·         Kelengkapan set instruksi
·         Ortogonalitas (sifat independensi instruksi)
·         Kompatibilitas : - Source code compatibility - Object code Compatibility

Selain ketiga aspek tersebut juga melibatkan hal-hal sebagai berikut:

·    Operation Repertoire: Berapa banyak dan operasi apa saja yang disediakan, dan berapa sulit operasinya
·  Data Types: tipe/jenis data yang dapat olah Instruction Format: panjangnya, banyaknya alamat, dsb.
· Register: Banyaknya register yang dapat digunakan 4.Addressing: Mode pengalamatan untuk operand

Teknik Pengalamatan

Pada teknik pengalamatan, penyimpanan data ke dalam memori komputer, tentu memori tersebut diberi identitas (yang disebut dengan alamat/address) agar ketika data tersebut diperlukan kembali, komputer bisa mendapatkannya sesuai dengan data yang pernah diletakkan di sana.
Jenis jenis teknik pengalamatan yang paling umum adalah diantaranya :
·         Immediate
·         Direct
·         Indirect
·         Register
·         Register Indirect
·         Displacement
·         Stack

Terdapat tiga teknik dasar untuk teknik pengalamatan yaitu :
·         Pemetaan langsung (direct mapping) yang terdiri dari dua cara yakni Pengalamatan Mutlak (absolute addressing) dan Pengalamatan relatif (relative addressing)
·         Pencarian Tabel (directory look-up), dan
·         Kalkulasi (calculating)

Teknik pengalamatan ini hampir sudah tidak diperlukan lagi oleh pemakai komputer, karena hampir seluruh software yang beredar dipasaran tidak mengharuskan si pemakai menentukan di alamt mana datanya akan disimpan ( semua sudah otomatis dilakukan oleh si software).
Jadi, yang telah kita pelajari adalah bagaimana kira kria si software tersebut melakukan teknik pengalamatannya, sehingga data yang sudah kita berikan dapat disimpan di alamat memori tertentu dan dapat diambil kembali dengan tepat.


ARITHMETIC

 Berikut ini adalah tindakan tindakan CPU untuk melakukan operasi arithmetic :

·         Transfer data sebelum atau sesudah.
·         Melakukan fungsi dalam ALU.
·         Menset kode-kode kondisi dan flag.
Berikut ini adalah beberapa operasi set instruksi untuk arithmetic :
·         ADD : penjumlahan
·         SUBTRACT : pengurangan
·         MULTIPLY : perkalian
·         DIVIDE : pembagian
·         ABSOLUTE
·         NEGATIVE
·         INCREMENT
·         DECREMENT
Untuk ABSOLUTE, NEGATIVE, INCREMENT DAN DECREMENT merupakan instruksi operand tunggal.

SUMBER
https://littleradita.files.wordpress.com/2010/12/pertemuan-12-set-instruksi.pdf


https://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=3&ved=0ahUKEwitwrXXouXWAhXEiLwKHd4SAy4QFggyMAI&url=http%3A%2F%2Fmichrandi.staff.telkomuniversity.ac.id%2Ffiles%2F2016%2F01%2Fcoa-8.pdf&usg=AOvVaw2JgZgMZNaXd_zzW4tghd0s